Home > Unik > 7 Fakta Tentang Dunia Esek-Esek Jepang yang Bakal Membuatmu Tercengang

7 Fakta Tentang Dunia Esek-Esek Jepang yang Bakal Membuatmu Tercengang


Jepang dikenal sebagai negara yang begitu terbuka dan tak sedikit pun merasa tabu ketika membicarakan soal seks. Kehidupan seks di negara ini begitu unik dan berbeda dengan yang biasa kita ketahui di negara-negara di Eropa atau Amerika. Hal itulah yang membuat kita terus tertarik dengan semua hal yang berbau seks di Jepang.

Sekarang, mari kita tengok beberapa fakta mengenai kehidupan dan industri seks yang ada di Jepang. Sebelum melanjutkan, penulis mohon kepada kamu yang masih di bawah umur untuk meninggalkan artikel ini. Bukan apa-apa, bahasan dalam artikel ini bisa berdampak negatif bagi kamu apabila tidak mendapat penjelasan langsung dari orang tua. Sudah, belajar saja sana.

 

1. Pendapatan PSK Jepang setara gaji pengacara awal di Amerika Serikat


Tak dinyana, penghasilan PSK di Jepang begitu makmur. Uang yang mereka peroleh tentu saja bervariasi, namun rerata, mereka memperoleh US$140.000 atau sekitar Rp1,8 miliar! Tak mengherankan, sebab industri porno di Jepang tumbuh subur.

Pemasukan ini berasal dari gaji tetap mereka dan tambahan uang yang didapat karena berhasil dipilih oleh pelanggan. Para PSK ini biasanya belum menikah. Agar tak mengundang reaksi negatif, mereka biasanya mengaku bekerja sebagai seorang penata rias atau pramusaji kepada kerabat mereka.

 

2. Pink Light District, gemerlap wisata malam di Jepang

Seperti yang pernah kita bahas dalam artikel khusus sebelumnya, Pink Light District di Jepang kurang lebih sama seperti Red Light District di Belanda. Kedua tempat ini merupakan kawasan khusus bagi mereka yang ingin berwisata “malam.”

Tempat yang berada di kawasan Kabukicho, Shinjuku ini cukup terkenal di kalangan wisatawan. Mereka yang datang ke sini biasanya beralasan karena Jepang punya daya tarik tersendiri ketika menyangkut industri ini. Mereka juga merasa bahwa wanita Asia, khususnya Jepang, lebih menarik ketimbang wanita Eropa.

 

3. Raja masturbasi dunia ternyata berada di Jepang

Masanobu Sato, seorang pegawai di perusahaan alat-alat seks bernama Tenga, punya hobi yang selaras dengan kariernya. Hobi itu pula yang membuatnya terkenal ke luar Jepang. Hobi apakah yang dimaksud?

Masanobu adalah juara dunia masturbasi! Ia telah berkompetisi dalam ajang Masturbate-a-thon di San Fransicsco, Amerika Serikat. Dalam acara tersebut, peserta harus tetap melakukan onani dalam waktu yang lama tanpa ejakulasi. Dalam acara yang sama, ia juga memberi tips dan teknik khusus di hadapan kerumunan para penonton yang ada di sana.

Lalu, apa sih rahasianya si Sato ini? Pada sebuah wawancara tahun 2009, Sato mengungkapkan resep suksesnya. Ternyata ia punya imajinasi yang sangat aktif dan liar. Ia juga merupakan seorang perenang rutin, sehingga ketahanan alat vitalnya begitu tangguh. Monggo, mulai sekarang rajin berenang.

 

4. Pendapatan Jepang dari industri Porno sungguh mencengangkan

Ternyata, industri porno menjadi penyumbang kedua terbesar di Jepang setelah industri otomotif. Industri porno di Jepang bernilai US$20 miliar atau sekitar Rp260 triliun! Perputaran uang ini disebabkan oleh besarnya minat orang-orang terhadap video dewasa jepang atau JAV.

Baca Juga:  Seks Toys Unik ini Bisa Untuk Lihat isi Dalam Vagina Lho

Fakta yang tak mengherankan, sebab industri ini didukung oleh budaya turun-temurun mereka yang menganggap bahwa seks adalah hal yang biasa dan bahkan cenderung menjadi gaya hidup.

 

5. Enjo Kosai, lahan basah buat gadis-gadis sosialita Jepang

Enjo Kosai, atau yang bila diartikan secara harfiah menjadi “kencan berbayar,” merupakan suatu hubungan yang biasanya melibatkan wanita muda, termasuk gadis sekolahan, yang mengencani pria yang jauh lebih tua untuk memperoleh bayaran. Kendati tak menutup kemungkinan adanya hubungan seksual, namun hal seperti itu tak selalu terjadi. Terkadang, mereka hanya melakukan kencan biasa. Tak kurang, tak lebih.

Praktik ini mulai populer di penghujung periode ledakan ekonomi Jepang pada tahun 80-an. Seorang gadis kelas menengah yang biasanya dimanjakan dan disuapi segala tetek-bengeknya oleh ayahnya, tiba-tiba merasa bahwa gaya hidupnya tak lagi dapat dipenuhi. Karena kebanyakan dari mereka malas mencari kerja, muncullah fenomena kencan berbayar ini.

 

6. Boneka seks yang kian hari kian canggih

Kalau kamu memang punya ketertarikan “khusus” terhadap dunia seks Jepang, kamu pasti sadar bahwa boneka seks di Jepang kini semakin canggih saja. Tak mau wawasan teknologinya yang mumpuni hanya disalurkan di beberapa industri arus utama, Jepang pun mulai membenamkan teknologi canggih terhadap boneka seks buatannya.

Boneka-boneka ini dibuat dari material silikon berkualitas terbaik dengan tekstur kulit dan bola mata yang sangat mirip. Ada boneka yang sudah disusun sempurna, ada juga bagian-bagian tubuhnya yang dijual terpisah.

Bisa kamu bayangkan bukan, bagaimana jadinya bila industri boneka seks canggih Jepang digabungkan dengan industri robotik mereka yang sudah sangat maju? Ngomong-ngomong, di Indonesia sudah ada yang jual boneka ini belum ya?

 

7. Ciuman jarak jauh buat kamu pasangan jarak jauh

Bukan hanya boneka seks, para peneliti Jepang juga telah menciptakan suatu perangkat yang mampu mentransmisikan ciuman. Yup, kamu tak salah baca, kok. Bukan sulap, bukan sihir, bukan pula alat ajaib milik Doraemon. Lewat perangkat ini, kamu bisa berciuman dengan pasangan kamu via dunia maya.

Nobuhiro Takahashi, sang peneliti, yakin bahwa perangkat ini akan sangat berguna bagi pasangan jarak jauh alias LDR. Namun, ia juga sadar bahwa perangkat yang ia ciptakan masih jauh dari kata sempurna. Sebab, ciuman lewat perangkat dan ciuman secara langsung sensasinya juga pasti berbeda, bukan? Jadi, kapan nyari pasangan Mblo?

Itulah beberapa fakta mengenai kehidupan dan industri seks di Jepang. Kalau kamu merasa lebih pakar mengenai hal ini, yuk tulis wawasan kamu langsung di kolom komentar di bawah ini!

Baca Juga
5 Foto Orang Yang Sangat Malas di Dunia
Top 6 Lautan yang Bersinar
Orang-Orang Terkenal Yang Diduga Berusia Abadi
Dildo Pacarnya Nyangkut di Anus, Pria Ini Berakhir di RS

Komentar