Home > Misteri > 8 Tempat Terkenal yang Paling Menyeramkan Karena Banyak Menyimpan Kerangka

8 Tempat Terkenal yang Paling Menyeramkan Karena Banyak Menyimpan Kerangka


Begitu banyak peristiwa alam, kejadian perang dan peristiwa-peristiwa menyedihkan lainnya yang terjadi di berbagai belahan dunia. Karena peristiwa-peristiwa ini juga beberapa tempat jadi tempat kumpulan kerang manusia. Entah itu terjadi secara enggak sengaja atau memang direncanakan. Ada beberapa tempat yang sekarang jadi menyeramkan karena menyimpan banyak kerangka manusia.

 

Pompeii


Tahun 79 sebelum masehi gunung Vesuvius meletus dan mengalirkan lahar panas. Lahar ini berhasil menyapu habis seluruh penduduk di kota Pompeii. Mayat mereka dalam waktu singkat tertutup oleh debu setinggi 6 meter. Setelah mayat ini tertutup oleh debu, seorang penggali situs sejarah, Giuseppe Fiorelli mendapat ide untuk mengisi tulang-tulang mayat yang sudah rusak dan bolong ini dengan semen dan membiarkan semuanya berada pada posisi terakhir saat korban meninggal. Jadilah sampai sekarang kalau kita berkunjung di Pompeii kita bisa melihat seperti apa mayat yang sudah tertutup debu vulkanik itu.

 

Skeleton of lake


Tahun 1942 seorang penjaga hutan di Uttarakhand – India tanpa sengaja menemukan sebuah sebuah danau yang ternyata dipenuhi oleh tengkorak manusia. Enggak ada yang tahu bagian mana sejumlah kerangka itu bisa berada di danau Roopkund yang lokasinya berada di ketinggian 5,028 meter ini. Di tahun 2004 penelitian berhasil mendata kalau kerangka yang ada disitu berasal dari 850 sebelum masehi. Karena tidak ditemukan luka akibat senjata, diperkirakan mayat–mayat tersebut adalah sekelompok pengembara yang terjebak badai dan terkena lemparan batu ice sebesasar 23 sentimeter.

 

Pegunungan Everest


Sebagai salah satu pegunungan tertinggi dan jadi tujuan banyak pendaki, pengunungan Everest sudah banyak memakan banyak korban pendaki yang ingin menaklukan tempat ini. Cuaca yang dingin, kemiringan yang luar biasa membuat Everet jadi tempat yang paling mematikan. Banyak penjelajah dan pendaki meninggal di tengah jalan sebelum mencapai puncak. Tercatat di tahun 2015 ada sekitar 200 mayat yang tersebar di ketinggi 8,848 meter. Beberapa mayat sudah tertutup oleh salju tapi ada juga sebagian ditutup dengan tumpukan batu.

 

Smoked mummies di Papua Nugini


Sebuah suku Anga di daerah Aseki – Papua Nugini memiliki tradisi mengasapi mayat dengan api kecil selama 30 hari dan setelah itu melumurinya dengan tanah liat mereka. Proses ini membuat bakteri dan mayat enggak membusuk sehingga bisa diawetkan selama bertahun-tahun. Mumi ini kemudian di letakan di lereng khusus. Suku ini percaya arwah orang yang sudah meninggal akan gentayangan kalau tubuh mereka enggak dijaga. Mereka juga masih sering berbicara dan meminta nasehat pada mumi-mumi ini.

Baca Juga:  9 Tempat 'Terabaikan' yang Diselimuti Misteri

 

Paris Catacombs


Salah satu tempat menyeramkan yang paling terkenal adalah Paris Catacombs. Kuburan dalam kota yang sudah ada sejak tahun 1700 ini merupakan korban dari Revolusi Perancis. Mayat mereka, termasuk yang lehernya dipenggal di tiang guillotine, langsung di kuburkan pada satu tempat di Catacombs ini.

 

Bone Church


Kebayang enggak sih gereja yang isinya adalah tulang-tulang manusia? Inilah yang terjadi di gereja di Capuchin Crypst di Roma dimana lima ruangan di gereja ini dihiasi oleh sekitar tulang dari 3,7000 para biarawannya. Tulang-tulang ini diatur sedemikian rupa sehingga membentuk diorama/ lukisan. Proyek ini dimulai tahun 1600, diawali dengan tulang salah seorang biarawan yang meninggal tahun 1528. Setelah itu tradisinya berlanjut sehingga memenuhi lima ruangan gereja. Kerangka manusia yang paling muda berasal dari tahun 1800.

 

Skull Chapel


Kapel St Bartholomew di Czermna di Polandia dikenal juga sebagai kapel tengkorak. Di dalamnya terkubur tulang dari 24.000 orang yang meninggal akibat perang dan wabah penyakit. Pada abad 1600 memang banyak terjadi peperangan yaitu perang 30 tahun, Perang Silesian I, II dan III dan juga adanya wabah penyakit kolera. Sekitar 3000 tengkorang dan tulang-tulang dibuat untuk menghiasi kapel ini.

 

Peti Jenasah di Pinggir Lereng


Di wilayah pengunungan selatan China, Bo people (sebuah komunitas kecil) memiliki tradisi menguburkan mayat yang unik, yaitu dengan cara menggantung peti jenasah di pinggir lereng.Tradisi ini sudah dilakukan sejak 400 tahun lalu. Peti jenasah dibuat dari satu balok kayu dan diletakan di pinggir sempit atau pada bagian batu yang menjorok keluar. Kebanyakan peti yang menggantung ini ditemukan di provinsi Sichuan tapi beberapa juga ditemukan di provinsi Hubei dan sudah berumur sekitar 1200 tahun.

Baca Juga
Video Hantu ‘Asap’ Toowoomba yang Menyelinap Keluar Rumah
Inilah Jalanan Paling Berhantu di Amerika
5 Jenis Arwah Penasaran Dilihat dari Proses Kematiannya
Patung ini Tanganya Sampai Dipotong Gara-gara Bisa Berjalan dan Ngomong

Komentar