Home > Terkini > Juru Kamera ’11 September’ Sebut Runtuhnya Gedung WTC Adalah Rekayasa Amerika

Juru Kamera ’11 September’ Sebut Runtuhnya Gedung WTC Adalah Rekayasa Amerika

Judi Bola


Peristiwa runtuhnya menara kembar World Trade Center di New York, pada 11 Septemver 2001 hingga saat ini masih menimbulkan tanda tanya besar untuk kebenarannya.

Pasalnya seorang pria bernama Kurt Sonnenfeld, mengaku pernah bekerja di US Department of Homeland Security,atau Badan Pertahanan Keamanan Amerika Serikat, dan mengaku punya jawabannya.

Kurt mengaku pernah ditugaskan sebagai juru kamera dan dokumenter setelah serangan Nine Eleven atau 9/11 terjadi. Saat itu ia ditugaskan untuk mengambil semua gambar di reruntuhan gedung, saat peristiwa baru terjadi.

Dari pengalamannya itulah ia berani mengatakan jika apa yang ia rekam yaitu runtuhnya gedung WTC adalah sebuah rekayasa.

Menurutnya, ia melihat adanya keanehan yang terjadi di gedung 6 dan 7. Di gedung 6 ia melihat sendiri sejumlah brankas dalam kondisi terbuka dan dalam kondisi kosong melompong.

Padahal, menurutnya, saat itu ia orang pertama yang diizinkan masuk area tersebut oleh petugas keamanan. Brankas itu menurutnya seharusnya penuh dengan batangan emas simpanan pemerintah.

Baca Juga:  Bisakah Orang Utan Dihamili Manusia? Ini Penjelasan Ilmiahnya

“Ini bukti bahwa pemerintah sebetulnya sudah tahu WTC akan diserang, sehingga mereka lebih dulu mempersiapkan segala sesuatunya,”ujar dia.

Kurt juga kebingungan bagaimana bisa gedung WTC tersebut runtuh padahal tidak mengalami kerusakan.

“Gedung ini tidak ditabrak pesawat. Tidak ada bagian strukturnya yang rusak, tapi anehnya, gedung ini jatuh begitu sempurna seperti diledakkan, hanya butuh 6,5 detik untuk gedung 47 lantai sampai rata tanah,” kata dia, seperti dilansir Tribunnews.com.

Menurut Kurt, sepertinya pemerintah AS sangat ingin menyingkirkan dirinya karena terlalu bnyak mengetahui soal fakta di balik runtuhnya WTC. Sehingga ia dituduh telah membunuh istrinya sendiri, dan akan dihukum mati. Padahal Kurt mengaku istrinya itu bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.