Home > Umum > Kisah 5 Mata-Mata Perempuan Tercantik Yang Terkenal di Dunia

Kisah 5 Mata-Mata Perempuan Tercantik Yang Terkenal di Dunia


Agen Intelijen Mata-Mata Wanita Cantik dan Berbahaya di Dunia – Perempuan menjadi mata-mata (Femme fatale) memang tak asing di dunia spionase. Femme fatale adalah frasa yang menggambarkan perempuan yang memiliki kecerdasan, daya tarik seksual dan digunakannya untuk memanipulasi seseorang agar seseorang itu melakukan apa yang diinginkannya.

Dalam dunia intelijen, kemampuan perempuan yang luwes itu bermanfaat untuk memperoleh informasi dari kubu musuh. Presiden RI pertama Soekarno dalam biografi “Penyambung Lidah Rakjat” yang ditulis Cindy Adam mengakui sendiri pernah merekrut sekelompok perempuan pekerja seks komersial (PSK) untuk menjadi mata-mata.

Bagi Soekarno, pelacur adalah mata–mata paling baik di dunia. Terdapat 670 orang pelacur yang masuk ke dalam PNI di Bandung. Soekarno mengakui bahwa para pelacur ini adalah angggota yang paling setia dan patuh dari pada anggota lain yang pernah ia ketahui.

“Kalau menghendaki mata – mata yang jempolan, berilah aku seorang pelacur yang baik. Hasilnya mengagumkan sekali dalam pekerjaan ini (mata – mata),” kata Soekarno.

Pendapat Soekarno tentang mata-mata jempolan itu juga dikuatkan oleh penulis buku intelijen Inggris berjudul “Spooks: The Unofficial History of MI5” Claire Thomas.

“Seorang wanita yang menarik, cerdas, bisa menjerat seorang pria dan membuatnya kurang waspada. Wanita itu akan mengubah mereka (para pria) menjadi takluk di tangan mereka dan mendapatkan informasi yang wanita butuhkan. Dia (wanita) tidak harus menggunakan seks – tetapi itu (daya tarik) adalah senjata yang baik,” beber Claire Thomas, sebagaimana dilansir media Inggris, newsoftheworld.co.uk.

Berikut ini daftar nama lima agen rahasia intelijen mata-mata wanita tercantik yang terkenal di dunia, Simak ulasannya dibawah ini:

 

1. Margaretha Geertruida Zelle alias Mata Hari


Dikenal sebagai penari erotis dan pelacur dengan nama panggung Mata Hari. Dia lahir di Leeuwarden, Belanda pada 7 Agustus 1876 dan meninggal 15 Oktober 1917.

Mata Hari merupakan anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Adam Zelle dan Antje van der Meulen. Ayahnya memiliki toko topi dan memiliki saham di kilang minyak yang berakhir dengan kebangkrutan pada 1889.

Mata Hari pernah menikah dengan petugas tentara di Hindia Belanda bernama Rudolph ‘John’ MacLeod dan tinggal di Indonesia yang saat itu dikenal sebagai Hindia Belanda. Dilansir dari worldheritage, usai menikah kedua pasangan ini pindah ke Malang pada Mei 1897 dan punya dua orang anak bernama Norman-John MacLeod dan Louise Jeanne MacLeod.

Pasca kematian anak laki-lakinya dan bercerai dengan suaminya, Mata Hari pindah ke Paris, Prancis di tahun 1903. Pada 1905, karir Mata Hari mulai terkenal sebagai penari eksotis. Dia pernah bekerja sebagai penari kontemporer paruh waktu pada Isadora Duncan dan Ruth St. Denis, di mana pada awal abad ke-20 keduanya merupakan tokoh penting dalam tarian modern yang memadukan budaya Asia dan Mesir.

Karir sebagai penari sukses menuntunnya mengenal memiliki beberapa hubungan dengan laki-laki yang kuat di banyak negara seperti petinggi militer, politikus, dan tokoh penting lainnya. Ini termasuk Frederick William Ernest, putra mahkota Jerman, pengusaha kaya Prancis dan perwira militer Perancis tingkat tinggi.

Hubungannya dan koneksinya dengan pria-pria berpengaruh dalam posisi penting, menjadikannya kerap menyebrang perbatasan internasional dan memungkinkannya menjadi mata-mata.

Pada 13 Februari 1917 Mata Hari ditangkap di kamarnya saat menginap di Hotel Elysée Palace di Champs Elysées, Paris. Dia diadili pada 24 Juli dan dituduh menjadi mata-mata Jerman dan menyebabkan 50 ribu kematian tentara. Mata Hari dieksekusi oleh regu tembak Prancis dengan tuduhan spionase untuk Jerman pada Perang Dunia I.

 

2. Noor Inayat Khan


Noor Inayat Khan adalah mata-mata Inggris dengan nama samaran Nora Baker. Lahir di Rusia pada 1 Januari 1914 dari ayah yang berdarah India dan ibu berdarah Amerika, masa kecilnya dihabiskan di London, kemudian mengikuti keluarganya pindah ke Paris, Prancis.

Ayahnya adalah seorang musisi dan guru sufi, mendidik Khan dengan prinsip yang kuat serta toleransi keyakinan beragama dan non-kekerasan yang kuat.

Dilansir BBC, Khan sempat belajar kedokteran dan musik dan bahkan sempat menjadi penulis dengan menuliskan dongeng anak India tradisional yang berjudul Twenty Jataka Tales yang terbit 1939.

Saat Perang Dunia I pecah tahun 1939, Khan dilatih sebagai perawat pada Palang Merah Prancis. Kemudian Khan serta ibu dan saudaranya meninggalkan Paris saat sudah dikuasai Jerman pada November 1940 dan pindah ke Inggris.

Di Inggris, Khan pun bergabung dengan Komando Wanita Angkatan Udara Inggris sebagai operator telekomunikasi nirkabel. Kemampuannya mencuri perhatian Special Operation Executive (SOE) Inggrs dan akhirnya direkrut dalam skuad mata-mata elite Inggris pada 1942.

Saat rekan-rekannya satu per satu tertangkap Gestapo, tentara rahasia Jerman, Khan tetap menyadap pesan-pesan radio Nazi untuk dilaporkan ke Inggris. Meski atasannya memerintahkannya kembali ke Inggris, Khan tetap beroperasi di lapangan dengan berganti-ganti penampilan dan nama alias setiap hari selama 3 bulan, sebelum identitasnya terungkap karena ada pengkhianatan dan ditahan.

Di kamp konsentrasi Nazi di Dachau Prancis, Khan disiksa dan dipukul selama 10 bulan. Selama itu, Khan tak mengungkapkan informasi satu kata pun kepada musuh. Dia akhirnya menemukan ajal pada 13 September 1944 saat tentara Nazi menembak tepat di kepalanya. Sebelum ditembak, kata-kata terakhir yang dikeluarkanya adalah “Liberte”.

Baca Juga:  7 Alasan Mengapa Traveling Bikin Kita Keren

Untuk memperingati jasa Khan, Inggris membuat patung Khan di London Gordon Square 2012. Patung itu akan menjadi patung pertama seorang wanita India di Inggris.

 

3. Liu Hulan


Liu adalah mata-mata muda dan cantik selama Perang Sipil China antara Kuomintang dan Partai Komunis. Dia lahir di desa Yunzhouxi, Wenshui di Provinsi Shanxi.

Liu bergabung dengan Partai Komunis pada 1946 dan segera bergabung dalam asosiasi perempuan yang bekerja mendukung Tentara Pembebasan. Dia aktif terlibat dalam mengorganisir penduduk desa dari Yunzhouxi untuk mendukung Partai Komunis China.

Kontribusinya dalam Partai Komunis China seperti memasok makanan untuk Tentara Pembebasan Kedelapan, menyampaikan pesan rahasia, dan memperbaiki sepatu dan baju seragam tentara.

Pada 12 Januari 1947, tentara Kuomintang menyerbu desanya untuk membalas dendam atas pembunuhan Shi Peihuai, kepala desa Yunzhouxi yang setia kepada Kuomintang. Saat memasuki desa itu, tentara Kuomintang mengumpulkan beberapa anggota Partai Komunis China yang dipercaya terlibat dalam pembunuhan Shi Peihuai, termasuk Liu Hulan, yang saat itu masih berusia 14 tahun.

Mereka yang terlibat dikumpulkan di lapangan dan dieksekusi dengan dipenggal. Saat hendak mengeksekusi Liu Hulan, tentara Kuomintang memberikan kesempatan terakhir untuk meninggalkan kesetiannya pada Partai Komunis China, namun Liu Hulan menolak dan langsung dipenggal.

Kehidupan dan kematian Liu Hulan telah menjadi simbol keberanian dari orang-orang China, dan sering disebut sebagai simbol kesetiaan mereka kepada Komunisme. Kisahnya sering diceritakan sebagai penghormatan kepada para pejuang, dan pengorbanan yang dibuat, untuk membebaskan China dari jajahan kekuatan asing.

 

4. Anna Chapman


Seorang wanita berkebangsaan Rusia dengan IQ 162 yang lahir pada 23 Februari 1982. Ayahnya merupakan diplomat dan memiliki gaya hidup yang tinggi.

Anna menetap di London selama 4 tahun sebelum pindah ke AS pada 2006. Di negeri itu dia bekerja di divisi UKM Bank Barclays pada 2004-2005.

Selama di Inggris dia menikah dengan warga setempat, Alex Chapman, seorang psikolog. Anna juga mendapatkan status warga negara Inggris. Alex menceritakan Anna menjadi dingin padanya karena dikondisikan oleh KGB.

Anna menggunakan klub eksklusif di jaringan internet untuk membangun hubungan dengan orang-orang kaya dan pengelola industri keuangan London, supermodel maupun promotor acara-acara. Jaringannya terdaftar di A Small World, yang hanya bisa terkoneksi bila diundang saja. Website itu mengklaim sejumlah orang kaya dan terkenal menjadi anggotanya. Demikian dilansir media Inggris, Telegraph.

Dalam daftar nama itu terlihat bagaimana Anna berusaha membenamkan dirinya di tengah masyarakat London selama dia menetap selama 5 tahun. Nama yang terkoneksi dengan Anna di website A Small World hanya di bawah 100. Banyak anggota lainnya diperkirakan telah menghapus nama mereka dari daftar koneksi dengan Anna setelah penangkapan perempuan bermata hijau itu.

Tidak seperti Facebook, yang Anna juga eksis di dalamnya, keanggotaan di A Small World sangat terbatas untuk mempertahankan kesan ekslusivitasnya. Berdasarkan aturan klub itu, anggota hanya terkoneksi dengan anggota lainnya yang benar-benar mereka kenal.

Dia dicurigai bekerja untuk jaringan mata-mata untuk Program Ilegal di bawah Badan Federasi intelijen eksternal Rusia, SVR (Sluzhba Vneshney Razvedki). Chapman mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi bertindak sebagai agen pemerintah asing tanpa memberitahu Jaksa Agung AS. Chapman dideportasi kembali ke Rusia pada 8 Juli 2010, sebagai bagian dari pertukaran tawanan.

Dia menjadi terkenal setelah foto-fotonya di situs pertemanan di Internet menyebar di media massa seantero dunia.

 

5. Anna Fermanova


Perempuan kelahiran Latvia, 4 Juli 1984, ini ditahan otoritas AS karena dituduh mencoba menyelundupkan senjata ke Moskow.

Dalam dokumen Departemen Kehakiman yang diperoleh AFP, piranti itu dimasukkan di bagasinya. Anna ditangkap pada 15 Juli 2010. Menurut pengacaranya, Scott Palmer, kasus Fermanova tidak terkait dengan kasus spionase Anna Chapman dkk yang telah dideportasi ke Rusia.

Fermanova diinvestigasi di New York setelah petugas menemukan senjata-senjata di bagasi dengan tujuan Rusia pada 1 Maret 2010 di Bandara John F Kennedy New York. Sumber pengadilan menyebutkan, dia belum dikenai tuntutan. Warga negara AS ini ditanyai tentang tiga senapan yang dilengkapi alat pengintai, termasuk satu yang berkemampuan penglihatan malam.

Fermanova yang menetap di Texas menyatakan, dia membeli alat-alat itu untuk suaminya yang tinggal di Moskow untuk berburu. Dia juga mengaku tak tahu menahu soal aturan ekspor AS.

Ketika ditanya ‘mengapa nomor identifikasi telah ditutupi dengan spidol hitam’, Fermanova menjawab dia telah menghapusnya dan menyembunyikan tanda-tanda identifikasi itu. “Sehingga nomor identifikasi itu akan kurang terlihat,” demikian isi dokumen yang ada.

Senjata yang dibawa Fermanova di bagasinya dapat dibeli lewat Internet di AS dengan harga sekitar US$ 7.000. Website yang menjual piranti itu menyebutkan hanya anggota polisi dan militer yang boleh membelinya.

Baca Juga
4 Pasukan Khusus Dengan Tampilan Menyeramkan, Salah Satunya dari Indonesia
Gamelan Jawa yang Arungi Ruang Antar Bintang untuk Ditemukan Alien
Manfaat Ludah dalam Mulut Kita
5 Mitos Salah di Dunia Teknologi

1 Response

  1. feronica Tan

    %%kisah-5-mata-mata-perempuan-tercantik-yang-terkenal-di-dunia/

    S1288POKER – 100% Tanpa BOOT | 6 Games in 1 web | Min Dp 10rb & Wd 20rb | BBM : 7AC8D76B

Komentar