Home > Misteri > KUBARK, Metode Siksaan Psikologi Milik CIA yang Selalu Disembunyikan

KUBARK, Metode Siksaan Psikologi Milik CIA yang Selalu Disembunyikan


Selain siksaan secara fisik seperti dipukuli berkali-kali hingga babak belur atau dicambuk hingga kulit mengelupas, salah satu siksaan paling mengerikan adalah psikologi. Dengan siksaan ini, individu mungkin hanya akan sedikit mengalami kesakitan fisik. Namun, jiwanya bisa terguncang hingga kemungkinan terburuk bisa mengalami depresi dan akhirnya gila hingga tidak bernyawa.

Siksaan secara psikologi akan membuat individu mengalami gangguan pada diri secara perlahan-lahan. Eksekutor akan berusaha membentuk target menjadi pribadi yang kerdil hingga segala jenis sugesti bisa dimasukkan. Salah satu metode siksaan psikologi terparah yang pernah diciptakan oleh manusia digunakan oleh CIA untuk membuat targetnya tidak berdaya. Berikut uraian tentang metode eksekusi CIA yang diberi kode nama KUBARK, seperti yang dilansir oleh boombastis.com.

Baca Juga:  3 Versi Cerita Misteri Lagu Nina Bobo yang Menyeramkan

 

Sejarah Pembuatan dan Penggunaannya


KUBARK adalah salah satu metode siksaan psikologi yang diciptakan pertama kali pada tahun 1963. Tim yang menciptakan metode ini menuliskan segala hal yang ada menjadi sangat detail sehingga bisa dijadikan manual untuk melakukan penyiksaan. Metode dituliskan secara eksplisit sehingga mudah diterapkan oleh siapa saja meski itu bukan anggota dari CIA.

Teknik KUBARK merupakan teknik penyiksaan paling kuno yang diterapkan oleh CIA untuk para musuh atau target uji coba. Diharapkan, dengan teknik ini terus dijalankan, para musuhatau penjahat atau mudah ditaklukkan. Bila perlu, seluruh informasi penting bisa dikorek karena mereka tidak kuat dengan siksaan yang diterima.

Baca Juga
Tempat-Tempat di Dunia yang Dipercaya Jadi Lokasi Dajjal Muncul
Geoglyph Berbentuk Swastika Ditemukan di Kazakhstan
Misteri Aneh di Indonesia yang Belum Bisa Terpecahkan Hingga Sekarang
5 Tempat Angker Jakarta yang Diangkat ke Layar Lebar

Komentar