Misteri Hilangnya 11 Hari Pada Bulan September Tahun 1752


Pada bulan September tepatnya pada tanggal 2 tahun 1752 pernah terjadi keanehan yang luar biasa mengejutkan. Dari tanggal 2 september 1752 tersebut tak ada tanggal 2-13nya langsung melompat ke tanggal 14 September 1752. 11 hari menghilang secara misterius.Kehebohan ini terjadi di Inggris pada waktu itu. Para penduduknya heboh ketika terbangun keesokan harinya setelah tanggal 2 september 1752, mereka terkejut karna mereka terbangun pada tanggal 14 bukannya tanggal 3 September, kemana 11 hari yang hilang itu?? Apa mereka tertidur selama 11 hari lamanya? Lihat saja gambar kalender bulan September tahun 1752 dibawah ini yang dikutip dari riskydhe.mywapblog.com.

 


September 1752

Ada keanehan bukan? Tanggal yang melompat 11 hari pada tanggal 2 September. Namun misteri tersebut berhasil terpecahkan. Keanehan hilangnya 11 hari pada tahun tersebut terjadi karena perubahan penanggalan yang semula menggunakan kalender ‘Julian’ menjadi kalender ‘Gregorian’. Sebenarnya kalender Gregorian ini sudah lama diperkenalkan dan dipakai di benua eropa yaitu sejak tahun 1582 namun di Inggris baru dipergunakan pada tahun 1752.

Kalender Julian yang dulu mereka pergunakan menentukan satu tahun itu persis berjumlah 365 hari 6 jam, padahal sebenarnya bumi mengelilingi matahari kurang dari waktu tersebut, sehingga 365 hari dan 6 jam yang ditetapkan tersebut kelebihan waktu 11 menit 10 detik. Artinya setiap tahun mereka kebihan waktu 11 menit 10 detik dan akan menjadi 24 jam (1 hari) setiap 131 tahun, menjadi 3 hari setiap 400 tahun, dan pada tahun 1582 jumlah kelebihannya mencapai 10 hari. Untuk menghindari kesalahan yang lebih fatal maka pada tanggal 5 Oktober tahun 1582, diadakan perubahan penanggalan dari Julian ke Gregorian dan melompat sepuluh hari sehingga besoknya langsung menjadi tanggal 15 Oktober.

Inggris yang belum menggunakan kalender Gregorian Tahun 1752 kebingungan karena perbedaan telah tumbuh menjadi 11 hari , dan Inggris pun akhirnya merubah penanggalan mereka menjadi kalender Gregorian dan kemudian kelebihan 11 hari tersebut dihilangkan untuk menyesuaikan dengan waktu yang sebenarnya, dan kejadian itu terjadi tanggal 2 September 1752 besoknya langsung tanggal 14 September 1752.