Home > Misteri > Ngebleng, Ritual Puasa Ekstrem Ala Jawa yang Katanya Bisa Bikin Sakti

Ngebleng, Ritual Puasa Ekstrem Ala Jawa yang Katanya Bisa Bikin Sakti


Puasa bagi pelaku spiritual ibaratnya seperti jogging bagi para atlet sepak bola. Sangat familiar dan jadi kegiatan yang begitu sering dilakukan. Puasa bagi sebagian orang dinilai sebagai suatu cara untuk bisa memudahkan diri dalam menggapai sesuatu. Lantaran konteksnya spiritual alias gaib, tujuannya jelas selalu berhubungan dengan itu.

Soal puasa yang berhubungan dengan hal gaib, ternyata hal tersebut ada banyak jenisnya. Ada Mutih, ada Pati Geni, Ngeluwang, Ngebleng, dan masih banyak lainnya. Kalau kita bicara mana puasa yang paling kuat dan katanya memberikan efek luar biasa, maka jawabannya adalah Gebleng. Alasannya nggak lain karena Gebleng prosesinya jauh lebih berat.

Katanya nih, mereka yang melakukan Ngebleng maka akan diberikan banyak kehebatan. Nggak hanya bakal terkabul permintaan, tapi juga kekuatan-kekuatan lainnya. Masih tentang puasa khas Jawa ini, berikut adalah fakta-fakta soal puasa Ngebleng yang mungkin belum kamu tahu, seperti yang dikutip dari boombastis.com.

 

Baca Juga:  Berpuasa Bisa Bikin Otak Tambah Cemerlang

Puasa Ngebleng Nggak Mudah Dilakukan


Pada dasarnya sih antara puasa biasa seperti Senin-Kamis dan puasa-puasa Kejawen itu nggak ada bedanya. Kecuali tentu saja niat serta amalan-amalan yang dilakukan di dalamnya. Tapi, kalau Ngebleng, ia berbeda dari kebanyakan puasa, terutama dalam hal prosesi.

Nggak seperti puasa biasanya yang hanya menahan lapar dari subuh sampai magrib, Ngebleng memakan waktu seharian penuh alias 24 jam. Jadi, kalau kita mulainya jam 12 malam, maka berakhirnya sehari kemudian atau 12 jam malam keesokan harinya. Berat tentu saja, apalagi yang nggak biasa. Bisa-bisa langsung kena maag akut ketika melakukannya, serius.

Baca Juga
5 Tumbal Aneh dan Sadis di Jaman Modern
Grey Lady – Hantu yang Paling Terkenal di Inggris
5 Penampakan Pocong Yang Paling Jelas Yang Terekam Kamera
Misteri Hilangnya 11 Hari Pada Bulan September Tahun 1752

Komentar