Home > Sejarah > Tragedi Sinila, Kiamat Kecil di Indonesia yang Tak Diketahui Banyak Orang

Tragedi Sinila, Kiamat Kecil di Indonesia yang Tak Diketahui Banyak Orang


Dari banyaknya bencana yang pernah terjadi di Indonesia, tragedi Sinila bisa dikatakan sebagai yang paling menakutkan. Jangankan mengalami, mendengar ceritanya saja mungkin akan membuat bulu kudukmu berdiri. Bagaimana tidak, ketika bencana yang lain bisa diusahakan untuk dihindari meskipun mungkin pada akhirnya gagal, tragedi satu ini seolah tak memberi kesempatan bagi para korbannya untuk hidup.

Secara umum tragedi Sinila terjadi karena gas beracun, bukan tsunami atau yang lainnya. Meskipun mungkin penyebab terjadinya remeh, tapi rasa sakitnya tak tertahan. Menurut para saksi mata, kejadian ini sungguh mimpi buruk. Tubuh bisa leluasa berlari, tangan pun masih mampu berayun, tapi leher serasa dijerat dengan kawat. Rasanya tercekat dan membuat kerongkongan terasa terbakar. Sangat menakutkan kalau membayangkan masa itu, menurut mereka.

Anehnya, kejadian yang sudah mirip simulasi kiamat ini nyatanya tak diketahui banyak orang. Padahal apa yang terjadi mungkin lebih heboh dari semua bencana yang pernah ada di Indonesia. Nah, makanya ulasan kali ini akan membahas lebih dalam tentang hal tersebut. Lalu, seperti apa kejadian mencekam itu? Ketahui lewat ulasan berikut.

Baca Juga:  Richard “Ice Man” Kuklinski Pembunuh Bayaran Paling Sadis

 

Awal Mula Sinila


Sinila adalah nama dari salah satu kawah yang berada di pegunungan Dieng. Tepatnya di daerah Batur, Banjarnegara. Di sekitar Sinila ada beberapa desa yang tinggal dengan damai dan sejahtera, berapa di antaranya adalah Desa Batur, Sumberejo, dan Pekasiran. Mungkin daerah mereka berada sangat nyaman, tapi menurut riwayat beberapa kali sering terjadi fenomena alam yang bikin tak bisa tidur.

Fenomena ini macam-macam, mulai dari erupsi, gempa-gempa dengan guncangan kuat, sampai kawah-kawah yang mengalirkan gas-gas berbahaya. Dari banyaknya kejadian ini, tak satu pun yang benar-benar berbahaya bagi warga desa-desa tersebut. Kecuali untuk yang nomor tiga. Ya, kawah-kawah beracun itu yang pada akhirnya membuat banyak warga kehilangan nyawa.

Baca Juga
Menguak Fungsi Komputer Purba Berusia 2000 Tahun
Alasan Kenapa Kancing Baju Pria dan Wanita Beda Posisi
Pleiades dan Tarian Langit Bedhaya Ketawang
Misteri Wajah Mahapatih Gajah Mada

Komentar